Description
JUDUL BUKU : FIQIH ABG “Tetap Gaul Tanpa Keluar Jalur”
PENULIS : Devi Rina Maysaroh, S.Pd.I.
HALAMAN : ix, 208
SINOPSIS :
Jadi remaja itu seru… tapi juga penuh tantangan.
Tentang perubahan diri yang kadang bikin bingung.
Tentang ingin diterima lingkungan, tapi takut kehilangan arah.
Tentang media sosial yang ramai, overthinking yang diam-diam melelahkan, toxic circle, insecure, body shaming, sampai perasaan suka yang mulai tumbuh seiring bertambahnya usia. Di tengah dunia yang terus berubah, banyak remaja akhirnya bertanya:
“Gimana sih caranya tetap jadi anak muda yang gaul, seru, punya mimpi besar, tapi tetap dekat sama Allah?”
Lewat FIQIH ABG, pembaca diajak memahami kehidupan remaja dari sudut pandang yang hangat, dekat, dan relate dengan kehidupan sehari-hari. Buku ini tidak hadir untuk menghakimi atau membuat remaja merasa paling salah, tetapi hadir sebagai teman perjalanan dalam memahami proses tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Di dalam buku ini, dibahas berbagai hal yang dekat dengan kehidupan remaja masa kini, seperti:
· pubertas dan pencarian jati diri,
· thaharah dan pentingnya menjaga kebersihan diri,
· shalat sebagai penguat hidup remaja,
· pergaulan dan circle pertemanan,
· bullying, insecure, dan overthinking,
· media sosial, validasi, dan FOMO,
· menjaga pandangan, aurat, dan kehormatan diri,
· hingga cara membangun masa depan dengan akhlak dan prinsip hidup yang baik.
Dengan bahasa yang ringan, hangat, dan mudah dipahami, buku ini memadukan fiqih Islam, psikologi remaja, serta realita kehidupan modern sehingga terasa lebih hidup dan dekat dengan pembaca dari berbagai kalangan.
Menjadi remaja baik bukan berarti harus menjadi sempurna. Menjadi keren juga bukan berarti harus mengikuti semua tren. Menjaga diri bukan berarti ketinggalan zaman. Kadang, hal paling hebat dari seorang remaja adalah ketika ia tetap mampu menjaga hati, akhlak, ibadah, dan prinsip hidupnya di tengah dunia yang terus berubah.FIQIH ABG bukan sekadar buku tentang aturan, tetapi tentang perjalanan tumbuh, belajar, jatuh, bangkit, dan menemukan arah hidup tanpa harus kehilangan jati diri sebagai remaja.





Reviews
There are no reviews yet.