Description
JUDUL BUKU : DARI SINGGASANA KE KONSTITUSI: SEJARAH KETATANEGARAAN INDONESIA DARI KERAJAAN NUSANTARA HINGGA ERA REFORMASI
PENULIS : Gr. Arjung, S.Pd., C.SS-ALC., Ardiansyah, S.Pd., Muhammad Dzakwan Satrio Aji, S.Pd., Meindra Tantomi, S.Pd.
EDITOR : Dr. Gunartati, M.Pd.
HALAMAN : ix, 149
SINOPSIS :
Buku ini disusun secara kronologis dalam sepuluh bab. Bab 1 meletakkan landasan konseptual tentang negara tradisional, negara modern, dan terbentuknya negara-bangsa. Bab 2 menelusuri tata pemerintahan kerajaan-kerajaan Nusantara, dari Sriwijaya dan Majapahit hingga Mataram Islam dan Gowa-Tallo. Bab 3 dan Bab 4 membahas negara kolonial Hindia Belanda dan pemerintahan militer Jepang, dua pengalaman yang tanpa sengaja mewariskan wadah wilayah dan perangkat birokrasi bagi republik yang kemudian lahir. Bab 5 dan Bab 6 mengikuti kelahiran negara pada 1945 serta pergulatan bentuknya hingga Republik Indonesia Serikat. Bab 7 dan Bab 8 menguraikan masa UUDS 1950, Demokrasi Terpimpin, dan Orde Baru, ketika kekuasaan bergerak dari parlemen ke tangan presiden. Bab 9 dan Bab 10 menutup perjalanan itu dengan Reformasi, empat kali perubahan UUD 1945, dan ikhtiar mewujudkan negara hukum melalui Mahkamah Konstitusi serta lembaga antikorupsi.
Setiap bab dibuka dengan sebuah peristiwa sebagai pintu masuk dan kotak Pertanyaan Penuntun yang dijawab kembali pada bagian Simpulan. Antarbab saling merujuk sehingga pembaca dapat melihat bahwa sejarah ketatanegaraan bukan deretan pasal dan tanggal yang berdiri sendiri, melainkan rangkaian sebab dan akibat yang berkesinambungan. Tabel dan gambar disertakan untuk membantu pembaca, khususnya mahasiswa, guru, dan peminat sejarah, memahami konsep yang kerap terasa abstrak.
Penulisan buku ini bertumpu pada tiga lapis sumber. Lapis pertama adalah sumber primer dan dokumen resmi, seperti prasasti, naskah undang-undang dasar, risalah sidang BPUPKI dan PPKI, ketetapan MPR(S), serta undang-undang dan putusan pengadilan. Lapis kedua adalah karya klasik para sejarawan dan ahli hukum tata negara, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah lama menjadi rujukan utama kajian Indonesia. Lapis ketiga adalah artikel jurnal ilmiah mutakhir yang memperkaya, menguji, dan sesekali mengoreksi tafsir lama. Dengan cara itu, buku ini berusaha menyajikan kisah yang mengalir tanpa mengorbankan ketelitian akademik: setiap klaim penting dapat ditelusuri kembali melalui daftar pustaka di akhir buku.





Reviews
There are no reviews yet.