Description
JUDUL BUKU : DARI PERGUMULAN DAN DOA MENJADI RUMAH DOA SEJARAH JEMAAT ORA ET LABORA RSS OESAPA
PENULIS : Pdt. Dr. Ebenhaizer I. Nuban Timo, M.A., Dr. Lesybeth M. Malelak, Nubatonis, STP, M.Si.
EDITOR : Pdt. Dr. Welfrid Rini Ruku, S.Th., M.Th., MA, Fini Tetus Nuban Timo, S.Psi., M.A
HALAMAN : xxii, 232
SINOPSIS :
Gagasan untuk menulis sejarah JOEL telah dimulai sejak tahun 2018 ketika Pdt. Iraini Amelia Batubara-Wonlele menjabat sebagai Ketua Majelis Jemaat. Rencana itu terus bergulir dan mulai diwujudkan tahun 2022, pada kepemimpinan Pdt. Mielsy Thelik–Mooy. Pekerjaan pengumpulan data, pencatatan peristiwa serta pendalaman informasi dilakukan secara teliti, meski tidak mudah dan menyita banyak waktu. Ketika Pdt. Mielsy dimutasikan, tahun 2024 proses penulisan baru mencapai sekitar 75%. Proses ini dilanjutkan di bawah kepemimpinan Pdt. Yelita Leba- Radja Riwoe pada 2024. Atas penyertaan Tuhan dan semangat kerja tim, akhirnya pada 2025 penulisan dapat dirampungkan.
Proses penulisan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada panitia dan anggota tim sejarah memperlancar proses ini. Terima kasih yang sama juga disampaikan kepada tim penulis, Pdt. Dr. Ebenhaezer Nubantimo dan Pgjr. Dr. Lesybeth M. Malelak-Nubatonis yang sabar dan tekun mengerjakan tugas penulisan. Walau menghadapi banyak kesulitan, terutama merajut cerita-cerita yang kadang saling bertentangan menjadi satu tenunan sejarah seperti yang tersedia saat ini.
Buku sejarah JOEL ini diberi judul “Dari Pergumulan dan Doa Menjadi Rumah Doa”. Sejarah Jemaat Ora et Labora Oesapa. Buku ini bukan hanya catatan masa lalu, tetapi juga adalah cermin perjalanan iman, dan sekaligus kompas yang menunjukkan arah ke depan. Karena itu, tahap berikut adalah sosialisasi dan aktualisasi nilai-nilai yang ditampilkan dalam buku ini. Dua hal utama yang tampak begitu kuat dalam narasi ini adalah kuasa doa dan kerja sama. Dua hal ini menjadi pegangan bagi generasi berikut bahwa doa dan kerja sama perlu dirawat sebagai tanda iman.





Reviews
There are no reviews yet.